Senin, 24 Oktober 2016

Mengagumi



     Assalamualaikum  sobat!, apa kabar ? Insyaallah kabar baik semua yah !!! Lagi buat apa ? Insyaallah lagi berbuat kebaikan yah !!! Suka baca cerpen yang bisa meneteskan air mata bukan ? Suka cerita Putri Rapunzel, Cinderellah atau suka cerita Bawang Merah Bawang Putih ?  Insyaallah pada suka semua cerita sedih yah !!! Contoh nih adegan sedih : “Saat seorang wanita atau pria sedang berantem, kemudian lari keluar rumah biasanya turun hujan sampai basah basahan”. Bukankah itu sangat sedih??? Memikirkan saja sudah sedih bagaimana jika mengadegankan skenarionya dalam dunia nyata hehe… Nurul sudah sering berbagi cerita gila atau bahkan sangat gila dengan cerita tawa sudah sering buat comfort sekarang saatnya berbagi cerita biasa biasa saja hehe…
     Nahh...  Hari ini nurul punya cerita untuk semua. Cerita ini benar benar terjadi berdasarkan kisah nyata sobat…

Bismillah :

     Alkisah di kehidupan saya ada seorang cewek semester lima. Sebut saja putri. Kemungkinan semester ini merupakan semester paling kritis baginya, segala macam tugas bermunculan dan dia tipe orang pemalas masalah tugas kuliah jadi sering mengabaikan deadline pengumpulan tugas. Kebiasaan suka berbicara sendiri, tertawa sendiri, hmm aneh bukan??? Tapi ini nyata sobat entah apa yang terjadi dengannya. Sempat sih kepikiran dia lagi bahagia jadi nurul tidak menegurnya. Seminggu lamanya nurul berusaha tidak menatapnya, tetapi hari terus berjalan dengan seiringnya waktu nurul melihatnya duduk santai dan melamun, kali ini nurul menegurnya dengan nada tinggi.
“Kamu kenapa put ?, setidaknya jelaskan diammu ke aku… Sampai kapan kamu diam terus tanpa kutahu sebabnya !”
Dengan lembut dia menjawabnya sampai kudapatkan nama aslinya . Lalu dia berdiri kemudian melangkahkan kaki menghampiriku … semakin dekat dan semakin mendekat dia berbisik ditelingaku…
“Aku mengagumi seseorang begitu sangat mengaguminya nurul, suaranya cetar membahana, rambut hidung dan wajah aktor Billy Davidson, badan nya berotot, OMG… dia islam bahkan kemarin dia jadi imamku di Mushola kampus ”
     Dia memperlihatkan padaku siapa lelaki itu, memaksaku berkenalan agar dia tahu identitasnya, menyuruhku mengikuti kemanapun dia pergi, kegiatan apa yang sering dilakukannya, makanan dan minuman favorit nya apa, bahkan memintaku mencari alamat rumahnya…hmmm kurang kerjaan bukan???… Hahaha.. Kenyataannya nurul sudah lebih banyak mengetahui tentang lelaki itu, bagaimana dia dikelas dan bagaimana cara dia presentasi depan dosen, namanya sudah sering di sebut sebut.
     Mencoba memberitahu padanya apa yang nurul ketahui tentang pria itu. Pria yang dikaguminya itu lebih tua dari kami tentunya bukan angkatan kami. Sebut saja Senior… Karena dia senior bukankah kita perlu labih sopan padanya?,,, jika kamu mengagumi seseorang berarti perpaduan antara hati dan pikiran, waktu yang kamu habiskan dengannya adalah merupakan bahagia yang tidak terucap, bukankah kebahagian dari rasa mengagumi itu unik yang akan membawamu dalam hidup penuh warna bukan???,,, suatu alasan mengapa kamu memiliki semangat, kadang kamu melihat fotonya seolah-olah dia sedang berbicara padamu untuk memberikanmu semangat, bukankah begitu..???
Mendengar hal itu putri sangat ingin berjalan disampingnya, tapi apa daya tidak  bisa memilikinya di dunia nyata hanya bisa menatap jejak setiap langkah pria itu menurutnya sudah cukup karena perasaan yang dipunya hanya rasa kagum. Rasa  kagum yang membuat sikap kadang dinggap berlebihan sangat begitu berbeda jika ini perasaan cinta, ujarnya.
“Ketika mencintai seseorang semua sikap dianggap wajar, memikirkan bagaimana membuat pasangan bahagia. Meskipun jatuh cinta berkali-kali dengan orang lain tapi bisa saja tetap menyimpan rasa kekaguman dengannya bahkan dalam hidup belum tentu bisa menemukan sesosok menakjubkan yang menjadi rasi bintang ketika tersesat”.
     Sungguh ini hal sangat bodoh yang dilakukan putri. Putri yang nurul kenal sangat begitu anti dengan pria. Dendam dan rasa benci dengan pria sudah sering dilakukannya. Menyimpan sendiri perasaan pahit, senang, sedih, kecewa tanpa mengungkapkannya ini sungguh luar biasa dalam diri putri. Tapi heran, masalah ini dia sering menceritakannya jika dia sangat mengagumi senior. Sebenarnya nurul ini bukan wanita hebat yang bisa menjawab semua masalahnya tapi syukurlah masalahnya bukan untuk dipecahkan hanya mendengarkan curhatnya tentang pria itu. 

 **
                 Sobat ingin mendengar curhatnya seperti apa??? Ini dia ceritanya !,

“Rul, tadi aku ketemu lagi dengan pria itu, dia melintas dihadapanku tapi tidak melihatku, hmm… mungkinkah dia menutup aurat dengan menundukkan pandangannya?, kumemandanginya hingga dia tak terlihat memasuki kelas lantai tiga, saat suara bel pulang aku melihatnya lagi dia berbincang bincang dengan salah seorang temannya sambil menuruni tangga lantai tiga menuju lantai bawah, ingin sekali aku mencuri kesempatan untuk menyapanya tapi malu, karena sangat begitu takut kehilangan jejaknya juga takut melewatinya jadi hanya bisa berjalan di belakangnya, saat itu dia menuju pulang namun sial aku kehilangan jejaknya saat kerumunan mahasiswa memakai Almamater, aku kewalahan untuk menemukannya, mungkinkah dia sudah pulang atau masih nongkrong dikampus?,,, Hmmm… sialnya”,  jawabku singkat. “Dia itu pria anti wanita, teman temannya semua pria, dia muslim sejati dan penjelajah dunia put, Hehe…”
     Esok hari tepatnya dimalam hari sepulang kuliah, putri memandangiku dengan senyuman, yang dipikiranku anak ini mau curhat lagi dan ternyata betulan sobat, hahaha… Dia membawa pulang barang milik senior itu yang tertinggal di kelas.  Aneh sekali bukan??? Sesingkat itukah awal pertemuan yang ditakdirkan tuhan padanya??? hehe.. Sempat belum percaya jika benda itu milik senior tapi dari raut wajahnya, melihat memegang benda pria itu sambil senyum senyum dan guling guling dikasur itu betulan takdirnya, awal yang baik buat kenalan…Hehe. Kini sosok pria tegap, berotot, dan berkarisma itu adalah seseorang yang memiliki wibawa yang mampu membuat putri terkagum kagum dibuatnya kini telah menjadi teman dalam dunia nyata disaat benda pria itu putri kembalikan, setiap bertemu dengan pria itu kelakuannya sekarang semua berubah jadi alay. Hahaha… Katanya sih saat bertemu dengan pria itu saling tukar menukar senyuman, begitu sangat saling menghormati. Dari awal sebagai pengagum rahasia kini jadi teman di dunia nyata, hmmm…
     Mengagumi adalah sebuah ungkapan perasaan yang indah tak terlukiskan oleh mata. Perasaan kagum itu boleh dimiliki dengan siapa saja dan diberikan kesiapa saja, namun perasaan kadang tidak bisa menjawab pertanyaan hati karena mengagumi seseorang itu bukan dari fisik dan rupa semata, Hehe… Putri sangat sering buat status semangat dalam media sosial buat pria itu, merasa dirinya semakin ingin mengenalnya. jika pria yang dikaguminya itu mengalami masalah, sakit dan merasa sedih, putri seakan akan ikut merasakannya, padahal putri tidak tahu masalah apa yang dihadapi pria itu hanya selalu merasakan luka yang dideritanya. Hahaha… Sangat lebay bukan???

**
     Sungguh Allah Maha membolak balikan hati. Saat perjalanan pulang, putri melihat senior sedang jalan berdua dengan orang yang sangat putri benci, orang itu sudah lama berteman dekat dengan senior dan orang itu yang pernah mengabaikan semua tanggung jawabnya sebagai ketua dan mengabaikan semua teman temannya termasuk putri. Kecewa, dendam, benci dan rasa penyesalan semua bercampur jadi satu yang saat ini putri rasakan kembali. Semua sudah jadi bubur yang tidak bisa lagi menjadi nasi, putri menerima kembali rasa kecewa disaat dirinya mengingat di relung hati yang tergores harus menanggung semua tanggung jawab orang itu mengerjakan tugas sebagai ketua dalam waktu yang begitu sangat singkat.
     Sebelumnya putri menyimpan rasa kekaguman itu dan membiarkan hanya waktu yang menjawab tapi sekarang kekaguman itu sudah hilang yang tersimpan hanya rasa penyesalan. Semua orang terdekatnya mengatakan jika mengagumi itu hanya menghabiskan waktu dan mengutarakan kekaguman dengannya itu hanya menghabiskan waktu dan dianggap sebagai orang yang rugi. Menurut nurul ini bukan pilihan tepat jika awalnya mengagumi tapi juga memiliki rasa dendam dengannya, cukuplah orang yang kamu benci itu mendapatkan rasa kebencian darimu jangan melibatkan orang yang sebelumnya tidak pernah mengetahui masalahmu… betul bukan???
     Esok hari adalah hidup baru putri, yang akan lebih baik di kehidupannya jika memperbaiki semua penyakit hati dalam dirinya. Memaafkan apa yang telah terjadi akibat kesalahannya sendiri. Nurul percaya masih ada sahabatnya yang menemani dan masih banyak di dunia ini yang akan membuatnya berbuat positive. Jadi keep smiling indah, dan buat senior jalani hidupmu dengan baik karena bukan orang itu saja yang dibenci putri tapi semua yang menjadi temannya. Cukup nurul yang buat cerita terakhir tentangmu Senior ☺☺☺




"END"
             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar